PALU, NETIZ – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Nurhalis Nur, berhasil menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat atau Reses Caturwulan II Masa Persidangan Tahun 2026. Kegiatan Reses Nurhalis Nur ini diselenggarakan di Jalan Labu, Lorong III, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, pada Rabu (19/08/2026).
Titik reses ini merupakan yang kedua dan hari kedua pelaksanaan Reses Nurhalis Nur untuk masa jabatan 2024–2029. Masyarakat setempat, khususnya yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang, menunjukkan respons dan antusiasme tinggi terhadap kegiatan ini.
Nurhalis mengungkapkan bahwa antusiasme warga menunjukkan sinyal positif. Hal ini mengindikasikan perhatian besar masyarakat terhadap program pemerintah dan upaya pembangunan di Kota Palu.
“Alhamdulillah, reses kita pada caturwulan kedua ini berjalan dengan baik. Kebetulan tempat ini merupakan titik kedua, sekaligus hari kedua pelaksanaan reses. Respons dan antusiasme masyarakat kita luar biasa,” kata Nurhalis Nur.
Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir untuk menyampaikan program-program mereka kepada masyarakat. Di antara OPD yang hadir adalah Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Sosial.
Meski demikian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) berhalangan hadir dalam Reses Nurhalis Nur kali ini. Padahal, menurut Nurhalis Nur, kehadiran dinas tersebut sangat vital mengingat mayoritas warga di wilayah tersebut adalah pedagang yang bergantung pada aktivitas perdagangan.
Politisi PKS Kota Palu itu menegaskan bahwa semua aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses tersebut akan menjadi prioritas dan bahan perjuangan di DPRD Kota Palu. Ini menunjukkan komitmennya terhadap hasil Reses Nurhalis Nur.
Ia mengakui tidak semua warga dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung dalam sesi tanya jawab. Namun, Nurhalis Nur memastikan bahwa lembaran aspirasi yang telah diserahkan oleh masyarakat tetap akan menjadi bagian dari materi yang diperjuangkan.
“Terkait dengan permintaan dan curhatan warga, tentu apa yang kemudian disampaikan masyarakat, meskipun tadi tidak sempat disampaikan secara langsung melalui sesi tanya jawab, tetap akan menjadi perhatian kita. Lembaran aspirasi yang disampaikan masyarakat tentu wajib untuk kita perjuangkan,” tegasnya.
Selain masalah pasar dan perdagangan, Nurhalis juga berharap kondisi fiskal daerah semakin membaik. Ia berpendapat bahwa kemampuan keuangan daerah sangat menentukan kapasitas pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita berharap fiskal kita semakin baik. Kemudian transfer dari pusat ke daerah, termasuk Dana Bagi Hasil (DBH), juga bisa kembali membaik seperti dulu, sehingga dapat mengakomodasi berbagai keinginan dan kebutuhan masyarakat kita,” katanya.
Nurhalis berharap pemerintah dan DPRD Kota Palu dapat terus memperkuat sinergi. Tujuannya adalah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, sehingga program pembangunan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi warga.
Kegiatan Reses Nurhalis Nur tersebut turut didampingi oleh Koordinator Degrita M.K. Tobigo, S.Sos., M.Si., dan A. Agustiartie Fitriyani T., S.H., serta pendamping Liliwati, S.Sos., dan Zulkifli Katili.

