ReferensiA.id- Anggota DPRD Palu Sucipto S. Rumu, menggelar reses dengan menghadirkan seratusan masyarakat dari sejumlah kelurahan di Kecamatan Palu Selatan dan Kecamatan Tatanga, Selasa 18 Agustus 2026 sore.
Bukan hanya kelompok masyarakat, sejumlah guru dari Sekolah Dasar Negeri (SN) Inpres Boyaoge juga turut hadir. Mereka sengaja datang untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi sekolah kepada Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Perwakilan SDN Inpres Boyaoge, Irma, menyebut mereka kekurangan ruangan belajar. Sebab di sekolah itu terdapat delapan rombongan belajar, sementara hanya terdapat enam ruangan kelas. Ruangan belajar digunakan secara bergantian, bahkan ruangan guru juga hanya menggunakan ruang kelas belajar.
Selain itu, ia juga mengadu soal kondisi sekolah yang kerap terendam air saat hujan. “Kalau boleh dibuatkan drainase di sekitar sekolah, karena kalau hujan basah semua sepatu anak-anak karena tidak ada resapan,” ungkap Irma.
Bak gayung bersambut, keluhan perwakilan SDN Inpres Boyaoge itu langsung dijawab oleh perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu yang sengaja dihadirkan oleh Sucipto pada resesnya kali ini.
Keluhan itu akan disampaikan kepada pengambilan kebijakan di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu agar dapat menurunkan tim untuk meninjau kebutuhan drainase SDN Inpres Boyaoge.
Sementara terkait masalah kekurangan bangunan, Sucipto juga akan berupaya agar sekolah tersebut mendapatkan perhatian pemerintah.
“Soal SDN Inpres Boyaoge, sementara akan dilaporkan,” kata dia.
Bukan hanya persoalan itu, Sucipto juga menegaskan komitmennya untuk berupaya merealisasikan setiap aspirasi masyarakat yang menjadi konstituennya di daerah pemilihan Palu Selatan dan Tatanga.
Dia pun mengingatkan agar masyarakat selalu memanfaatkan masa reses untuk menyampaikan aspirasi, terutama kebutuhan bersama di lingkungan.
“Dari hasil reses Alhamdulillah sudah banyak yang terealisasi, termasuk jalan-jalan dan tenda-tenda bantuan. Sangat penting reses ini, karena kita bisa mendengar langsung aspirasi masyarakat untuk direalisasikan,” jelasnya.
Meski demikian, ada beberapa aspirasi masyarakat yang tak terealisasi karena berbagai alasan, termasuk masalah yang muncul dari kelompok masyarakat yang mengusulkan.
“Ada bantuan kelompok usaha, sudah mau realisasi bantuannya tapi kelompoknya belum ada bantuan sudah bubar karena sudah berkelahi gara-gara sudah baku bagi barang bantuan, padahal belum ada barangnya,” kata Sucipto.
Ia pun mengingatkan kepada masyarakat agar menyampaikan permohonan bantuan berdasarkan prioritas kebutuhan bersama di lingkungan, misal lampu jalan, drainase dan jalan lingkungan.
Menurut dia, saat ini permintaan paling banyak dari masyarakat adalah terkait penerangan atau lampu jalan.
Adapun Reses Anggota DPRD Kota Palu Sucipto S Rumu dapat pada masa persidangan caturwulan II 2026 ini terselenggara atas dukungan Sekretariat DPRD Kota Palu. Pada saat reses, Sucipto didampingi perwakilan sekretariat, yakni Koordinator Reses Mamnun Aulia Rahman bersama Pendamping Reses, Abi Pratama Putra dan Fandy Saputra. RED

