PALU – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Palu menegaskan dukungannya terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kota Palu. Sikap ini disebut sebagai bentuk komitmen untuk memastikan kebijakan daerah benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKB, H. Nasir Dg Gani, dalam Rapat Paripurna DPRD Palu yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Palu, Muchlis Aca, Senin (25/8/2025). Ia menyebutkan bahwa ketiga Raperda yang disetujui untuk dibahas lebih lanjut meliputi Raperda tentang Perubahan APBD Kota Palu Tahun Anggaran 2025, Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), dan Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
“Dukungan ini bukan tanpa alasan. Fraksi PKB memandang bahwa ketiga Raperda ini sangat penting untuk mendorong efektivitas pembangunan, transparansi pengelolaan aset, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Palu,” tegas Nasir.
PKB menilai bahwa perubahan APBD 2025 harus diarahkan pada penguatan pendapatan asli daerah tanpa membebani masyarakat, serta fokus belanja daerah yang berpihak pada kebutuhan prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, pengendalian inflasi, dan pengentasan kemiskinan.
Terkait dengan Raperda pengelolaan barang milik daerah, Fraksi PKB menekankan pentingnya pendataan aset berbasis teknologi serta pengawasan yang ketat, agar pengelolaan aset lebih akuntabel, efisien, dan mampu berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah.
Sementara itu, revisi struktur organisasi perangkat daerah yang diatur dalam Raperda perubahan ketiga atas Perda Nomor 10 Tahun 2016 dipandang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan birokrasi yang lebih ramping, responsif, dan mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Dengan semangat objektif dan konstruktif, Fraksi PKB menerima tiga Raperda ini untuk dibahas lebih lanjut. Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir dari DPRD benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kota Palu,” tandas Nasir.
SUMBER : karama.id

