PALU – Anggota DPRD Kota Palu, Dr. Arif Miladi, S.Sos., M.Si, melaksanakan kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) masa sidang IV tahun 2025 di Kelurahan Kamonji, Rabu (22/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua RW setempat, Imbran, dan Ketua RT, Rustam, bersama sejumlah warga yang menyampaikan berbagai usulan terkait kebutuhan lingkungan, salah satunya perbaikan drainase di Jalan Lombok.
Menanggapi hal itu, Dr. Arif menjelaskan bahwa proses pembangunan di Kota Palu tetap berpedoman pada skala prioritas. Ia mengingatkan masyarakat bahwa tahun depan pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran, sehingga setiap usulan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Skala prioritas itu bukan berarti menyampingkan permohonan warga. Namun kita harus realistis, karena tahun depan ada efisiensi anggaran. Setiap bantuan juga wajib melengkapi persyaratan administrasi, seperti proposal yang lengkap,” ujar Dr. Arif.
Dalam dialog tersebut, Dr. Arif juga menyoroti pentingnya pendampingan masyarakat dalam penyusunan proposal bantuan, terutama bagi kelompok seperti Majelis Taklim. Ia menjelaskan bahwa setiap pengajuan memerlukan dokumen pendukung seperti KTP, NPWP, sertifikat domisili, dan izin operasional agar dapat diproses oleh instansi terkait.
Selain itu, ia menyampaikan kekhawatiran terhadap rencana pengurangan dana transfer ke daerah sebesar 50% pada tahun 2026 serta pemotongan anggaran kantor lokal sebesar 23%. Menurutnya, kondisi ini menuntut keterlibatan lebih aktif dari pemimpin lokal untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
“Misi saya di wilayah Kamonji adalah bersinergi dengan masyarakat. Apa yang menjadi tuntutan mereka akan saya kawal agar bisa terwujud, tentu dengan pendampingan dan prosedur yang benar,” tambahnya.
Reses diakhiri dengan diskusi terbuka antara warga dan legislator terkait efektivitas program bantuan pemerintah, termasuk perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam proses distribusi. Dr. Arif menegaskan pentingnya dokumentasi lengkap agar setiap bentuk bantuan dapat tersalurkan dengan efisien dan tepat sasaran.***
SUMBER : kareba.id

