Madika, Palu – Warga BTN Palupi mengeluhkan sistem pengangkutan sampah yang dianggap lamban, saat menghadiri reses anggota DPRD Kota Palu, Armin S.T, Kamis (20/8/2026) malam.
Warga mengaku, sistem pengangkutan sampah yang ada saat ini sangatlah lamban, sehingga kerap menyebabkan tumpukan sampah di rumah mereka.
“Kalau bisa pengangkutan sampah itu dilakukan tiga hari sekali. Jangan seperti sekarang ini, lama sekali baru diangkat pak. Kalau memang kurang armada, bisa dioperasikan kembali motor kaisar yang ada di kelurahan,” kata salah seorang warga.
Selain persoalan sampah, warga juga mengusulkan adanya perbaikan pagar Puskesmas di kelurahan Palupi. Mereka mengaku, pagar yang ada sudah lama roboh dan kondisinya memprihatinkan.
“Kalau memang tidak bisa di pagar tembok, baja ringan juga tidak apa-apa pak. Karena kondisinya sekarang itu sudah memprihatinkan,” keluh warga.
Menyahuti aspirasi tersebut, Armin mengaku armada pengangkut sampah yang ada saat ini tinggal satu unit mobil. Adapun, jika motor kaisar kembali di operasikan hal tersebut kemungkinan akan sulit dilakukan karena terkendala biaya operasional bahan bakar.
“Kondisi sekarang ini kita diharuskan efisiensi, jadi kalau memang motor kaisar mau dioperasikan kembali saya rasa itu sulit dilakukan. Tapi saya akan coba koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, seperti apa nanti solusinya.” Kata Armin
Sementara terkait usulan pagar Puskesman, Ia mengaku menyampaikan usulan warga ke Dinas Kesehatan.
Pada kesempatan itu, Armin juga turut membantu langsung pembangunan palang jalan yang diusulkan oleh warga menggunakan dana pribadinya.

