Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Persyaratan Penggunaan.
Accept
DPRD Kota PaluDPRD Kota PaluDPRD Kota Palu
Notification
Font ResizerAa
  • Profil DPRD
    • Sejarah
    • Kedudukan, Tugas Pokok, Hak & Kewajiban
    • Tata Tertib DPRD
    • Profil Anggota DPRD
  • Agenda
    • Agenda DPRD
    • Agenda Sekretariat
  • Alat Kelengkapan Daerah
    • Komisi
      • Komisi A
      • Komisi B
      • Komisi C
    • Badan Musyawarah
    • Badan Anggaran
    • Badan Pembentukan Perda
    • Badan Kehormatan
  • Fraksi
    • Gerindra
    • Golongan Karya
    • Nasdem
    • PKS
    • Hanura
    • PKB
    • PDI-P
    • Demokrat
  • Sekretariat
    • Sejarah Lembaga
    • Tugas Pokok & Fungsi
    • Visi Misi
    • Struktur Organisasi
    • Pejabat Struktural
  • Publikasi
    • Berita Umum
    • Berita Sekretariat
    • Galeri Foto
    • Galeri Video
    • Press Release
  • Dokumen & Peraturan
Membaca: Reses Inklusi, Mutmainna Korona Soroti Hak Dasar Penyandang Disabilitas
Bagikan
Font ResizerAa
DPRD Kota PaluDPRD Kota Palu
  • Profil DPRD
  • Agenda
  • Alat Kelengkapan Daerah
  • Fraksi
  • Sekretariat
  • Publikasi
  • Dokumen & Peraturan
Search
  • Profil DPRD
    • Sejarah
    • Kedudukan, Tugas Pokok, Hak & Kewajiban
    • Tata Tertib DPRD
    • Profil Anggota DPRD
  • Agenda
    • Agenda DPRD
    • Agenda Sekretariat
  • Alat Kelengkapan Daerah
    • Komisi
    • Badan Musyawarah
    • Badan Anggaran
    • Badan Pembentukan Perda
    • Badan Kehormatan
  • Fraksi
    • Gerindra
    • Golongan Karya
    • Nasdem
    • PKS
    • Hanura
    • PKB
    • PDI-P
    • Demokrat
  • Sekretariat
    • Sejarah Lembaga
    • Tugas Pokok & Fungsi
    • Visi Misi
    • Struktur Organisasi
    • Pejabat Struktural
  • Publikasi
    • Berita Umum
    • Berita Sekretariat
    • Galeri Foto
    • Galeri Video
    • Press Release
  • Dokumen & Peraturan
Follow US
Beranda » Reses Inklusi, Mutmainna Korona Soroti Hak Dasar Penyandang Disabilitas
Publikasi

Reses Inklusi, Mutmainna Korona Soroti Hak Dasar Penyandang Disabilitas

Diterbitkan pada Jumat, 28 Agustus 2026
Bagikan
Bagikan

PALU, SultengPost – Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainna Korona, menyoroti masih terbatasnya akses penyandang disabilitas dan keluarganya terhadap sejumlah program serta pelayanan dasar pemerintah.

Hal itu disampaikan Mutmainna kepada media ini usai  melaksanakan reses Persidangan Caturwulan II Tahun Sidang 2026, di Kecamatan Tawaeli, Kelurahan Lambara, Kamis (20/8/2026). Reses tersebut sengaja dikemas dengan konsep reses inklusi, dengan menghadirkan penyandang disabilitas dan orang tua untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Mutmainna mengatakan, kelompok penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok masyarakat yang masih minim mendapatkan akses terhadap program pemerintah.

Menurutnya, banyak persoalan di lapangan yang selama ini tidak terkomunikasikan secara langsung kepada pemerintah. Salah satunya persoalan akses air bersih yang bahkan disebut telah dialami warga selama bertahun-tahun.

“Reses ini memang saya sengaja namanya reses inklusi. Saya ingin mendengarkan suara mereka secara langsung, sehingga tidak lagi diwakili oleh siapa pun,” kata Mutmainna.

Dalam reses tersebut, sedikitnya delapan aspirasi mengemuka. Di antaranya persoalan air bersih, rumah layak huni, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan bagi penyandang disabilitas, BPJS, Program Indonesia Pintar (PIP), ruang kreativitas anak, dukungan psikologis, hingga kebutuhan tempat berkumpul bagi anak-anak dan keluarga penyandang disabilitas.

Dari berbagai aspirasi tersebut, Mutmainna menempatkan persoalan air bersih sebagai prioritas pertama.

Menurut dia, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan hak masyarakat. Jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, dampaknya dapat merembet ke berbagai aspek kehidupan keluarga.

“Persoalan air bersih ini persoalan hak dasar. Kalau air saja susah, itu akan menjadi efek domino di keluarga,” ujarnya.

Prioritas berikutnya adalah rumah layak huni serta persoalan kepesertaan BPJS dan PKH, termasuk PKH bagi penyandang disabilitas.

Mutmainna mengaku akan mengawal aspirasi tersebut melalui pemerintah daerah. Namun, ia menilai pengawalan program membutuhkan data yang lebih detail dan akurat.

Karena itu, dia mendorong adanya data by name by address yang memuat profil dan kondisi masing-masing penyandang disabilitas. Data tersebut dinilai penting agar intervensi pemerintah tidak lagi bersifat umum.

“Penganggaran kita harus simetris dengan data. Data ini memang harus diperbaiki sehingga ketika menentukan prioritas program, kita tahu siapa yang harus ditangani dan persoalannya apa,” jelasnya.

Mutmainna juga mengapresiasi sejumlah langkah awal Pemerintah Kota Palu dalam membuka akses bagi penyandang disabilitas. Salah satunya melalui surat edaran kepada perusahaan terkait peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, menurut dia, sudah tersedia forum inklusi yang memungkinkan organisasi penyandang disabilitas menyampaikan aspirasi melalui sistem perencanaan pembangunan daerah.

Namun, ia menilai masih diperlukan penguatan pada aspek detail kebutuhan masyarakat penyandang disabilitas.

“Pemerintah Kota baru starting. Tapi saya sangat mengapresiasi karena starting-nya jelas. Misalnya sudah ada afirmasi untuk lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas,” katanya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah aksesibilitas infrastruktur publik. Mutmaina menilai pembangunan fasilitas umum di Kota Palu ke depan harus benar-benar mempertimbangkan kebutuhan penyandang disabilitas.

Bahkan, ia mengakui gedung DPRD Kota Palu sendiri belum sepenuhnya ramah bagi penyandang disabilitas.

“DPRD saja tidak aksesibilitas terhadap penyandang disabilitas. Kita punya tangga, tidak ada ruang untuk kursi roda, apalagi untuk teman-teman yang buta,” ungkapnya.

Karena keterbatasan anggaran, perbaikan seluruh infrastruktur memang tidak bisa dilakukan sekaligus. Namun, menurut Mutmainna, prinsip aksesibilitas harus menjadi bagian dari perencanaan tata ruang dan pembangunan Kota Palu dalam jangka panjang.

Dia juga menilai dukungan terhadap keluarga penyandang disabilitas tidak boleh hanya berfokus pada alat bantu atau bantuan sosial.

Orang tua yang merawat anak penyandang disabilitas, kata dia, juga membutuhkan dukungan negara karena menghadapi persoalan yang kompleks.

“Penyandang disabilitas ini anak-anak surga. Saya tahu betul kekuatan para orang tua yang sabar mengurus ini. Itu membutuhkan supporting negara, utamanya pemerintah,” katanya.

Sebagai tindak lanjut reses, Mutmainna akan menunggu kertas kebijakan dari komunitas atau organisasi pendamping penyandang disabilitas yaitu Sikola Mombine sebagai dasar untuk menyusun langkah advokasi.

Dia juga berencana berkoordinasi dengan camat untuk memetakan wilayah yang memiliki kelompok rentan dan membutuhkan penanganan segera.

“Kita akan datangi, kemudian bersama Pak Camat melihat dan memetakan area-area yang sudah menjadi kelompok rentan dan harus segera ditangani,” pungkasnya.

Selain dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Palu, kegiatan reses ini juga dihadiri1 oleh staf Skretariat DPRD Kota Palu yaitu, Darsim dan Rizky Amalia S.I.P.ADK

Baca juga

Reses Caturwulan III, Warga Keluhkan Gorong-gorong Muslimun, S.E Beri Solusi

Andika Riansa Serap Aspirasi Warga Birobuli Selatan, Upayakan Solusi di Tengah Efisiensi Anggaran

Reses Nasir: Warga Balaroa Minta Drainase Diperbaiki, Ini Kendalanya

Kemenkum Sulteng Fasilitasi Harmonisasi Tiga Ranperda Kota Palu

Soroti Ketidaksinkronan Kebijakan Pusat-Daerah, Reses Zet Pakan di Lasoani Banjir Masukan

Informasi Terkait

Salat Istisqa di Vatulemo, Nurhalis Nur Ajak Warga Perbanyak Doa
Berita Umum Press Release Publikasi
Ketua Komisi B DPRD Palu Desak Solusi Air Bersih untuk Warga Griya Tadulako
Berita Sekretariat Berita Umum Press Release Publikasi
Komisi B DPRD Palu Tekankan Program Tetap Pro Rakyat di Anggaran Perubahan 2026
Berita Sekretariat Berita Umum Press Release Publikasi
DPRD Kota Palu Dorong Pengunaan Rompi Ber-QR Code untuk Jukir
Berita Sekretariat Berita Umum Press Release Publikasi
LABEL:MUTMAINAH KORONA, S.E
Bagikan
Facebook Email Print

Ikuti Kami

Sosial Media Resmi
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Informasi Pilihan

Publikasi

Reses Rini Haris: Warga Minta Jalan, Air dan Bansos Dibenahi

Reses di Kayumalue Pajeko, Ulfa Serahkan Bantuan Sound System dan Peralatan Olahraga
Nurhalis Nur Soroti Layanan Air dan Perjuangkan Aspirasi Penyintas Huntap Balaroa
Jelang Akhir Masa Reses, Rusman Ramli Buka Kanal Aspirasi Warga via Media Sosial
Irsan Satria Gelar Reses, Serap Aspirasi Warga Besusu Tengah Palu
- Advertisement -
Ad imageAd image

Akses Cepat

  • Agenda
  • Sekretariat
  • Informasi Publik
  • Pengumuman
  • Publikasi
  • PPID

DPRD Kota Palu

"Mendukung Percepatan Pembangunan Daerah, Kesejahteraan Rakyat, Pemerataan dan Pertumbuhan Daerah"
Pranala
  • Pemerintah Kota Palu
  • Pemprov Sulawesi Tengah
  • DPRD Sulawesi Tengah
  • DPR RI
Menu Pilihan
  • Anggota Legislatif
  • Dokumen dan Publikasi

Media Sosial

Facebook Instagram Twitter Youtube Threads Whatsapp
© SEKRETARIAT DPRD KOTA PALU. All Rights Reserved.