Ratna Mayasari Agan, yang akrab disapa Kak Neni, adalah salah satu sosok perempuan tangguh di dunia politik Kota Palu. Mantan Duta Pariwisata ini kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Palu untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Ia memimpin Fraksi Amanat Solidaritas yang merupakan gabungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dalam perjalanannya, Ratna yang juga Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BMPAN) Sulawesi Tengah ini dikenal sebagai wakil rakyat yang dekat dengan masyarakat. Fokusnya tidak hanya pada kebijakan pembangunan, tetapi juga pada upaya meningkatkan kemandirian ekonomi warga, terutama melalui pemberdayaan UMKM dan pengembangan sektor pariwisata.
Ia menilai, potensi wisata seperti Pantai Lise dan Salena harus terus ditata agar menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ratna juga menyoroti kebocoran retribusi parkir yang membuat capaian PAD Kota Palu belum maksimal. Menurutnya, sistem parkir modern bisa menjadi solusi agar pengelolaan lebih transparan dan hasilnya kembali ke masyarakat.
Di bidang sosial, Ratna aktif mendorong pemberantasan narkoba dengan melibatkan generasi muda. Ia juga menyoroti nasib 1.300 tenaga honorer Kota Palu yang belum lolos seleksi P3K, mendesak pemerintah melakukan investigasi terhadap dugaan data siluman dan mencari solusi sebelum masa kerja mereka berakhir pada 2025.
Bagi Ratna, politik adalah sarana untuk berbuat nyata.
“Wakil rakyat hanyalah wakil, ketuanya adalah masyarakat,” ujarnya. Dengan semangat 3C – Cerdas, Cepat, dan Cantik – ia terus berkomitmen membawa aspirasi rakyat dan membuktikan bahwa perempuan mampu bertahan dan berprestasi di dunia politik.

