PALU, NETIZ – Anggota DPRD Kota Palu, Abdurrahim Nasar Al’amri atau akrab disapa Wim, menyalurkan Bantuan Gereja BK Lekatu Palu berupa enam unit CCTV dan sejumlah
peralatan olahraga. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan serta mendukung kegiatan positif di Gereja Bala Keselamatan (BK) Lekatu, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.
Pemberian enam unit CCTV ini menggunakan dana pribadi Wim sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut. Bantuan Gereja BK Lekatu Palu ini diharapkan dapat segera mengatasi masalah keamanan yang mendesak.
Bantuan tersebut diserahkan saat Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Anggota DPRD Kota Palu Caturwulan II Masa Persidangan Tahun 2026, Masa Jabatan 2024–2029. Acara reses ini berlangsung di daerah pemilihan Kecamatan Palu Barat dan Kecamatan Ulujadi pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Wim menegaskan bahwa rumah ibadah adalah fasilitas penting yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Ia juga menekankan bahwa Bantuan Gereja BK Lekatu Palu tidak boleh dibatasi oleh latar belakang agama atau kelompok masyarakat tertentu.
“Rumah ibadah ini sangat perlu dibantu, apalagi untuk umat. Di sini saya tidak memandang agamanya apa dan siapa dia. Yang terpenting bantuan ini berguna untuk masyarakat,” kata Wim.
Penggunaan dana pribadi untuk Bantuan Gereja BK Lekatu Palu dipilih karena kebutuhan mendesak masyarakat akan fasilitas keamanan. Wim menjelaskan, menunggu dana hibah akan melibatkan proses administrasi yang panjang, sementara masyarakat membutuhkan solusi cepat.
“Iya, ini pakai dana pribadi. Sebab, kalau menunggu dana hibah, banyak proses yang harus dilalui dan belum tentu langsung cair. Nah, warga atau masyarakat sudah butuh sekarang,” jelas Wim.
Selain enam unit CCTV, Wim juga menyediakan peralatan olahraga, meliputi bola voli, bola kaki, bola takraw, dan net. Bantuan Gereja BK Lekatu Palu ini diharapkan dapat mendukung kegiatan positif generasi muda di wilayah Lekatu.
Wim percaya bahwa aktivitas olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk mengembangkan potensi anak-anak muda. Hal ini juga dinilai dapat menjauhkan mereka dari pergaulan negatif serta penyalahgunaan narkoba.
Opsir Korps Lekatu Gereja Bala Keselamatan, Mayor Fajar Wasono Adi, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kepedulian Wim. Ia berterima kasih atas Bantuan Gereja BK Lekatu Palu serta dukungan kepada masyarakat di sekitar gereja.
Fajar menyatakan bahwa Wim dikenal sebagai sosok yang selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk fasilitas dan kegiatan gereja. Bantuan Gereja BK Lekatu Palu merupakan bukti nyata komitmen Wim.
“Kami sangat bersyukur ketika Pak Wim, yang kami kenal sebagai orang tua kami yang ada di anggota dewan, datang reses ke wilayah kami dan secara khusus menyentuh masyarakat, terlebih dalam memberikan bantuan fasilitas gereja atau rumah ibadah,” ujar Fajar.
Selama dua tahun di Lekatu, Fajar melihat konsistensi Wim dalam memberikan perhatian tidak hanya pada fasilitas gereja, tetapi juga berbagai kegiatan masyarakat. Bantuan Gereja BK Lekatu Palu hanyalah salah satu contoh kepeduliannya.
“Selama saya dua tahun di sini, beliau selalu ada bagi kami, baik kegiatan kaum pria, kegiatan wanita, maupun anak-anak muda. Termasuk kegiatan Natal, beliau selalu peduli dan memberikan tali kasihnya untuk kegiatan kami,” tambah Fajar.
Fajar juga menilai Bantuan Gereja BK Lekatu Palu dan perhatian Wim diberikan tanpa membeda-bedakan latar belakang masyarakat. Ini menunjukkan ketulusan Wim dalam membantu.
“Beliau tidak berpikir atau mempertimbangkan macam-macam. Artinya, tidak ada sekat, tidak ada pembatasan. Beliau selalu ada bersama kami,” tuturnya.
Fajar berharap perhatian Wim terhadap masyarakat dan rumah ibadah dapat terus berlanjut, baik sebagai anggota DPRD Kota Palu maupun jika ia mengemban jabatan yang lebih tinggi. Ia dan masyarakat siap mendukung kepemimpinan Wim.
“Saya mengharapkan kepada beliau untuk tetap ada sebagai orang tua kami, baik sebagai anggota dewan. Jika Tuhan menghendaki beliau ada di 01 wali kota atau di provinsi, kami akan berusaha untuk mendukung beliau,” harap Fajar.
Yang terpenting bagi masyarakat, lanjut Fajar, adalah sosok pemimpin yang peduli dan hadir di tengah kebutuhan warga. Bantuan Gereja BK Lekatu Palu adalah wujud dari kepedulian tersebut.
“Yang penting beliau tetap menjadi orang tua bagi kami yang ada di tempat ini. Sekali lagi, terima kasih kepada beliau,” pungkas Fajar. Turut hadir membersamai kegiatan reses yakni, Staf Sekretariat DPRD Kota Palu, Sri Wahyuni, Ulan Safitri dan KoordinatorA. Agustraktie serta Degrita. M.K Tobigo. (KB/*)

