PALU, DPRD PALU – Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, berkomitmen mengawal penuh usulan warga Kelurahan Talise agar masuk dalam skema penganggaran pemerintah daerah. Penegasan ini disampaikan usai dirinya menerima beragam aspirasi krusial dalam kegiatan reses yang berlangsung di Kecamatan Mantikulore, Jumat (30/1/2026).
Pertemuan tatap muka tersebut menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kendala di lapangan secara langsung. Sejumlah warga memanfaatkan momentum ini untuk mengusulkan perbaikan fasilitas penunjang kesehatan hingga penguatan ekonomi bagi para petani di wilayah pesisir Talise.
Salah satu usulan prioritas datang dari Tety, perwakilan warga yang menyoroti keterbatasan fasilitas Posyandu. Ia meminta dukungan pengadaan sarana berupa tenda, kursi, hingga perangkat pengeras suara (sound system) guna menunjang efektivitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya.
Sektor infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi juga menjadi perhatian utama dalam dialog tersebut. Iwan, warga Talise lainnya, mendesak adanya pengadaan lampu jalan di titik-titik rawan serta bantuan mesin pompa air (alkon) untuk membantu produktivitas para petani garam yang menjadi tumpuan ekonomi lokal.
Menanggapi permintaan tersebut, Rusman Ramli menyatakan bahwa seluruh masukan masyarakat telah dicatat secara terperinci. Sebagai Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, ia memiliki posisi strategis untuk memastikan usulan sektor ekonomi dan kesejahteraan rakyat mendapatkan porsi perhatian dalam pembahasan anggaran.
“Semua usulan bapak-bapak dan ibu-ibu ini akan saya upayakan agar bisa terealisasi semua,” tegas Rusman Ramli saat merespons tuntutan warga. Ia menjelaskan bahwa proses perjuangan aspirasi memerlukan tahapan administrasi dan koordinasi yang kuat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memaparkan, selama masa jabatannya, telah banyak permintaan masyarakat yang berhasil diwujudkan. Hal ini dilakukan melalui mekanisme penganggaran yang ketat serta pengawasan intensif terhadap realisasi program di tingkat pemerintah kota.
Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar seremonial, melainkan instrumen penting bagi wakil rakyat untuk memvalidasi kebutuhan riil di tingkat bawah. Rusman menjamin setiap usulan yang mendesak akan menjadi bahan evaluasi dalam rapat-rapat kerja di parlemen dalam waktu dekat.
Melalui sinergi antara aspirasi warga dan fungsi pengawasan legislatif, diharapkan pembangunan di Kelurahan Talise dapat lebih menyentuh kebutuhan mendasar. Rusman menutup dialog dengan memastikan bahwa pengawalan usulan ini akan terus dipantau hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sumber: Wartasulawesi

