PALU, DPRD PALU — Anggota DPRD Kota Palu, H. Nasir Dg. Gani, memfasilitasi dialog langsung antara masyarakat dengan otoritas pemerintah terkait akses bantuan UMKM dan layanan ketenagakerjaan. Langkah ini diambil guna memastikan program pemberdayaan ekonomi tepat sasaran dan dipahami oleh warga di wilayah Palu Barat.
Kegiatan serap aspirasi atau reses awal tahun 2026 tersebut dipusatkan di kediamannya, Jalan Manggis II, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Palu Barat, Senin (2/2/2026). Dalam pertemuan ini, Nasir secara khusus menghadirkan perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu untuk memberikan edukasi teknis kepada konstituennya.
Perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Ika, memaparkan struktur pelayanan instansinya yang dibagi ke dalam empat bidang utama. Penjelasan ini bertujuan agar warga tidak lagi bingung saat hendak mengajukan permohonan bantuan atau mengurus dokumen administrasi kerja.
“Bidang UMKM berfungsi mengelola bantuan tunai maupun peralatan usaha bagi warga. Sementara untuk urusan administrasi pekerjaan, warga kini dapat mengurus kartu K1 atau yang dulu dikenal sebagai Kartu Kuning melalui Bidang Tenaga Kerja,” jelas Ika di hadapan puluhan warga.
Selain itu, ia menambahkan bahwa terdapat Bidang Koperasi dan Bidang Hubungan Industrial. Bidang terakhir menjadi instansi krusial bagi buruh karena bertugas menangani perselisihan atau masalah antara atasan dan karyawan di lingkungan perusahaan.
Menanggapi penjelasan teknis tersebut, H. Nasir Dg. Gani langsung membuka ruang interaksi bagi warga yang hadir. Ia mendorong masyarakat untuk bersikap terbuka dalam menyampaikan kendala yang selama ini menghambat mereka dalam mengakses bantuan modal maupun sarana usaha.
“Jika ada hambatan mengenai UMKM atau program lainnya, silakan sampaikan langsung. Bagi bapak dan ibu yang sungkan berbicara, kami sudah menyiapkan formulir tertulis agar setiap aspirasi tetap tercatat dan bisa saya perjuangkan di parlemen,” tegas Nasir Dg. Gani.
Legislator ini berkomitmen untuk mengawal setiap masukan yang masuk ke dalam meja kerja DPRD, terutama menyangkut peningkatan taraf ekonomi di Palu Barat. Pertemuan diakhiri dengan komitmen Nasir untuk tetap menjalin komunikasi intensif dengan warga demi menjamin transparansi penyaluran bantuan pemerintah di masa mendatang.
Sumber: Gnews

