PALU, DPRD PALU — Anggota DPRD Kota Palu, Donald Payung Mangawe, memastikan distribusi bantuan pupuk bagi para petani di Kecamatan Palu Selatan akan dikawal ketat agar tepat sasaran. Langkah ini menjadi salah satu poin krusial dalam penjaringan aspirasi masa reses Caturwulan I Tahun Persidangan 2026 yang berlangsung di Kelurahan Tatanga, Jumat (30/1/2026).
Donald menekankan bahwa mayoritas warga di wilayah tersebut mengandalkan sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi keluarga. Ketersediaan pupuk yang memadai serta sistem distribusi yang transparan menjadi tuntutan utama yang akan segera dikoordinasikan dengan dinas terkait melalui integrasi data penerima di tingkat kelurahan.
“Koordinasi dengan pihak kelurahan akan diperkuat untuk memastikan bantuan pupuk ini sampai kepada petani yang memang berhak. Kita ingin kebijakan bantuan ini benar-benar memberikan dampak nyata pada ketahanan ekonomi warga,” tegas Donald saat berdialog dengan konstituennya.
Selain sektor pertanian, persoalan infrastruktur dasar berupa sistem drainase menjadi sorotan tajam. Warga melaporkan ukuran saluran air yang tidak lagi memadai seringkali memicu genangan saat intensitas hujan tinggi. Kondisi ini memerlukan evaluasi kebijakan teknis, mulai dari redesain saluran hingga pemeliharaan rutin berbasis kawasan di Palu Selatan.
Kebutuhan akan penerangan jalan umum (PJU) juga mengemuka sebagai instrumen vital pencegahan kriminalitas. Warga menilai minimnya lampu jalan di titik-titik tertentu meningkatkan potensi pencurian dan kerawanan sosial. Donald menyikapi hal ini sebagai prioritas fasilitas umum yang menyangkut penguatan rasa aman masyarakat.
Untuk menunjang aktivitas sosial dan budaya gotong royong, Donald merencanakan pengadaan 10 petak tenda beserta 150 kursi melalui program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Bantuan sarana prasarana ini diproyeksikan dapat meringankan beban warga saat menggelar hajatan atau kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Reses ini juga menjadi ajang diskusi strategis mengenai berbagai isu sosial, mulai dari pemutakhiran data DTSEN, pemberian bantuan bagi lansia usia di atas 60 tahun, hingga upaya pencegahan judi online di lingkungan warga. Donald juga menyelipkan ajakan bagi masyarakat untuk aktif menanam pohon guna menjaga keseimbangan ekologi kota.
Perwakilan pemerintah kelurahan yang hadir mengapresiasi waktu pelaksanaan reses yang digelar sebelum pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Momentum ini dinilai sangat strategis agar setiap aspirasi warga dapat langsung diselaraskan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan tahunan Pemerintah Kota Palu.
Seluruh aspirasi yang terjaring dalam reses ini akan menjadi basis data bagi DPRD Kota Palu dalam merumuskan kebijakan daerah yang lebih kontekstual dan berbasis kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

