Karama.id – Palu, Anggota DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menggelar kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Caturwulan II Masa Persidangan Tahun 2026 Masa Jabatan 2024–2029 di Jalan S. Palayua, Kelurahan Taipa Laga, Kecamatan Palu Utara, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga hadir untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus berdialog langsung dengan Rustia Tompo mengenai kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Reses turut dihadiri Lurah Taipa Laga, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kota Palu, Koordinator Reses Husnah, S.H., M.H., dan Dina Fidiana, S.H., serta pendamping reses Daenta.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan warga, di antaranya persoalan pasokan air bersih, sarana rumah ibadah, serta kebutuhan dukungan dalam penyelenggaraan jenazah, khususnya operasional bagi petugas pemandian jenazah.
Menanggapi persoalan tersebut, Rustia Tompo menyatakan siap memberikan dukungan secara pribadi untuk membantu kebutuhan operasional petugas pemandian jenazah. Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian melalui semangat gotong royong.
“Untuk masalah mandi jenazah ini, saya akan bantu secara rutin. Mari kita sama-sama bergotong royong, tidak hanya mengandalkan pemerintah. Kalau kita bisa menyisihkan sedikit setiap bulan, insyaallah kebutuhan ini bisa kita bantu bersama-sama,” ujar Rustia.
Selain itu, Rustia Tompo memberikan bantuan pribadi sebesar Rp500.000 kepada masing-masing warga yang hadir. Bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 84 orang sebagai bentuk apresiasi sekaligus rasa kekeluargaan kepada masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan reses.
“Saya memberikan bantuan ini bukan untuk apa-apa, tetapi sebagai bentuk rasa kekeluargaan saya kepada bapak dan ibu semua. Mudah-mudahan bantuan Rp500 ribu ini bisa bermanfaat dan jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi lihat niat dan silaturahminya,” katanya.
Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai modal awal usaha kecil yang bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Saya berharap uang ini bisa menjadi modal awal untuk usaha. Jangan sampai hanya habis begitu saja. Kalau ada yang bisa dikembangkan, saya akan lihat perkembangannya. Kalau usaha itu berhasil dan produktif, insyaallah saya bisa bantu lagi untuk pengembangan berikutnya,” jelas Rustia.
Selain mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, Rustia juga menyampaikan komitmennya untuk membantu pembangunan masjid di wilayah tersebut sebagai bagian dari kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan reses bukan hanya menjadi kewajiban sebagai anggota DPRD untuk menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan konstituen.
“Aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti hanya sebagai catatan dalam reses. Saya akan membawa dan mengawal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan yang saya miliki di DPRD,” tegasnya.
Melalui reses tersebut, Rustia berharap berbagai persoalan yang disampaikan warga, khususnya terkait air bersih, rumah ibadah, dan kebutuhan sosial masyarakat, dapat ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah dan OPD terkait demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Taipa Laga.

